Siapa Saja Mahram Seorang Wanita

Hafalkan siapa saja Mahram kita

Checklist :

1. Anak Laki-laki

2. Cucu Laki-laki (dari anak perempuan/anak laki-laki) dan keturunan mereka

3. Ayah

4. Kakek (dari Ayah/Ibu) dan keatas

5. Saudara sekandung, se Ayah/ se Ibu

6. Keponakan laki-laki dari saudara sekandung, se Ayah atau se Ibu

7. Paman (Saudara Ayah/Ibu atau saudara Kakek/Nenek)

8. Mertua atau Mantan Mertua

9. Menantu atau mantan menantu

10. Ayah Tiri/ Mantan Suami ibu (syarat : telah berhubungan badan dengan Ibu)

11. Anak Laki tiri (anak suami/anak mantan suami dari istri lain)

12. Saudara sepersusuan dan siapa saja yang jadi mahram saudara persusuan dari nasab dia

 

Catatan :

Suami bukan Mahram

Karena arti Mahram adalah orang yang haram dinikahi selama-lamanya, namun suami lebih berhak daripada mahram anda dalam safar, bahkan suami anda berhak melihat dan menyentuh seluruh tubuh anda

 

Penting untuk diingat :

1. MAHRAM 

adalah setiap orang yang haram untuk dinikahi selamanya

 

2. Penggunaan istilah MUHRIM tidak tepat, karena muhrim artinya orang yang melakukan Ihram dalam ibadah Haji atau Umroh

3. Ipar dan sepupu bukan mahram kita, apalagi orang yang tidak ada hubungan nasab

 

Tips jitu buat perempuan agar tidak kena jabat tangan dengan non mahram adalah berpakaianlah yang syarie, tidak tabbaruj. Semakin panjang jilbab kita, semakin segan orang memberi tangan untuk memberi salaman. Maka laki-laki juga segan untuk menyodorkan tangan, hehe

 

“Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya”

(H.R. Thobroni)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.