In Love With Qur’an

 

Obat paling manjur untuk capek-capek, entah capek fisik atau capek hati atau capek fikiran adalah Al-Quran

Seorang muslim tidak akan pernah merasa lelah ketika diujung aktifitas nya selalu ditutup dengan membaca ayat-ayat suci tersebut.

Karena kedamaian hati akan muncul seiring dengan tiap huruf yang dilantunkan.

Pikiran yang kusut akan menjadi tenang, hati yang risau menjadi tenang, dan berujung kepada keadaan fisik yang membaik. Karena secara psikologis kondisi tubuh kita sangat dipengaruhi oleh pikiran kita.

Apalagi kalau saya sedang merindukan Anak saya yang sudah berada di surga… Al-Qu’ran adalah obat paling mujarab untuk mengobati rasa rindu di hati ini.

Mungkin banyak alasan.. “pengen sih, tapi belum lancar bacanya”.. Saya pun, masih terbata-bata untuk membaca Al-Quran, malah diumur saya yang sekarang saya baru memulai kursus Tahsin (kemana aja yaa, hehe). Entah mengapa selalu kurang lancar.

Tapi itu tidak pernah melemahkan saya untuk terus melancarkan cara membaca saya. Karena ternyata ada keistimewaan sendiri bagi mereka yang belum lancar membaca. MasyaAllah

Allah berjanji melalui lisan Rasul-Nya bahwa mendapatkan pahala dua kali lipat bagi yang belum lancar.

“Dan orang yang membaca Al-Qur’an, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia akan mendapatkan dua pahala” (H.R. Bukhari Muslim)

Seru kan? Yuk mulai dibaca..

 

Lembaga Tahsin dan Tahfidz Qur’an Al-Mukhlis Palembang

 

Bulan Ramadhan tahun ini, saya dan suami memutuskan untuk menghabiskan 10 malam terkahir dengan beritikaf di Mesjid. Buat suami, itikaf bukan penglaman pertama. Namun buat saya, ini pertama kalinya saya sebagai seorang Muslimah menghabiskan malam 10 malam terakhir beritikaf di Mesjid.

Ternyata, itikaf adalah ibadah yang menyenangkan untuk dilakukan, terutama bagi orang yang kualitas ibadah nya masih jauh dari sempurna seperti saya. Melihat orang beramai-ramai menghidupkan malam dengan tilawah, membuat saya bersemangat untuk mengejar ketertinggalan saya dalam beribadah.

Lantunan ayat suci Al Quran dengan makhroj dan tajwid yang benar, terdengar dari ukhti-ukhti yang duduk disebelah kiri, kanan, dan disekitar saya.

Saya yang masih terbata-bata membaca Al Quran jadi merasa minder. Hikksss…

Dari situ lah awal mula nya saya bertekad untuk belajar Tahsin. Qodarullah, Allah memudahkan langkah saya dan akhirnya saya menemukan Lembaga Tahsin Tahfidz Al Mukhlis (LTTQ Al Mukhlis). Singkat cerita saya mengikuti kursus Tahsin kelompok (1 kelompok 3 orang), selama  kali seminggu. Metode belajar nya yang tidak membosankan, plus Ustadzah nya yang sabaarrrr dalam mengajar membuatnya mudah untuk dipahami.

Alhamdulillah, saat ini saya sudah hampir menyelesaikan semester 1 di lembaga ini.

Saat ini LTTQ Al Mukhlis membuka penerimaan murid baru, untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi 0819 5818 3009

LTTQ Al Mukhlis Palembang

 

إِنَّ هَٰذَا الْقُرْآنَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا
Sesungguhnya Al Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar (Al-Isra: 9)